RSS

Khasiat Semangka

19 Dec

I. JUDUL
Pengaruh Varietas Buah Semangka terhadap Aktivitas Antioksidan pada Masker Wajah Berbahan Dasar Lapisan Putih Kulit Semangka (Citrullus lanatus).

II. RUANG LINGKUP
Penelitian ini termasuk dalam ruang lingkup penelitian kimia analisis.

III. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Tanaman semangka yang memiliki nama ilmiah Citrullus lanatus merupakan tanaman merambat yang masih kerabat dari labu-labuan (Cucurbitaceae), melon (Cucumis melo) dan ketimun (Cucumis sativus). Habitat asli dari tanaman ini adalah di daerah kering tropis dan subtropis. Oleh karena itu buah semangka banyak ditemukan di Indonesia dan menjadi buah yang banyak diminati masyarakat Indonesia.
Di dalam buah semangka terdapat kandungan zat-zat yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh manusia. Manfaat dari kandungan buah semangka antara lain melindungi jantung, memperlancar pengeluaran urine, dan menjaga kesehatan kulit. Semangka yang masuk dalam keluarga Cucurbitaceae ini, fungsinya tak sekadar penghilang dahaga, tapi juga sebagai antioksidan yang baik. Buah berbentuk bulat ini juga mengandung vitamin C dan A dengan jumLah besar. Dengan kadar antioksidan yang tinggi, semangka dapat diandalkan sebagai penetral radikal bebas dan mengurangi kerusakan sel dalam tubuh (www.nusantaraku.org).
Buah semangka yang banyak beredar di pasaran adalah buah semangka berwarna merah dan buah semangka berwarna kuning. Perbedaan warna tersebut dikarenakan kandungan likopen yang terdapat didalamnya. Likopen merupakan zat pigmen yang memberikan warna merah kekuningan pada buah dan sayuran, termasuk pada semangka. Pada dasarnya, baik pada semangka merah maupun semangka kuning mamiliki kandungan senyawa kimia yang hamper sama, namun buah semangka merah lebih banyak diminati karena dipercaya lebih kaya gizi serta senyawa fitokimiawi berkhasiat.
Pada umumnya buah semangka hanya dikonsumsi pada bagian daging yang berwarna mencolok saja (misalnya merah, merah muda, dan kuning) , sedangkan pada bagian lapisan putih kurang diminati masyarakat untuk dikonsumsi dan hanya dibuang menjadi limbah yang kurang dimanfaatkan. Padahal tidak hanya pada bagian daging yang berwarna mencolok saja, bagian lapisan putih kulit semangka pun mempunyai kandungan yang dibutuhkan dalam tubuh. Pemanfaatan lapisan putih buah semangka saat ini tergolong masih kurang maksimal. Lapisan putih buah semangka ini sebenarnya banyak mengandung zat-zat yang berguna bagi kesehatan, salah satunya zat tersebut yaitu Likopen dan Sitrulin. Likopen merupakan salah satu zat antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.
Di sisi lain saat ini banyak orang menggunakan masker wajah tertentu dengan tujuan untuk sekedar merawat atau memperbaiki masalah kulit. Namun bahan yang digunakan seringkali justru membahayakan bagi kesehatan penggunanya sendiri. Saat ini masker wajah yang beredar harganya semakin mahal dan banyak yang mengandung zat-zat kimia berbahaya, seperti merkuri. Di dalam komposisi masker yang baik seharusnya terkandung zat antioksidan yang berguna untuk menangkal sel-sel radikal bebas.
Beritik tolak dari permasalahan-permasalahan di atas maka perlu dilakukan suatu penelitian untuk mengetahui pengaruh varietas (semangka merah dan semangka kuning) terhadap aktivitas antioksidan dalam masker wajah berbahan dasar lapisan putih kulit semangka tersebut. Pemilihan semangka dalam penelitian ini dikarenakan semangka merupakan buah yang dikenal luas oleh masyarakat, mudah dijumpai di berbagai daerah, serta harga semangka yang relatif murah.

B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka dapat diidentifikasi masalah-masalah seabai berikut :
1. Semangka terdiri dari beberapa varietas, antara lain semangka berbiji dan tanpa biji, semangka bulat, semangka lonjong, semangka merah dan semangka kuning.
2. Buah semangka dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk yang bermanfaat.
3. Kandungan kimia buah semangka antara lain air sebanyak 93,4%, protein, karbohidrat, lemak, serat, vitamin (A, B dan C), asam amino sitrullin (C6H13N3O3), asam aminoasetat, asam malat, asam fosfat, arginin, betain, likopen, karoten, bromin, natrium, kalium, silvit, lisin, fruktosa, dekstrosa, dan sukrosa.
4. Masyarakat hanya memanfaatkan buah semangka pada bagian yang berwarna, sedangkan lapisan putihnya lebih banyak dibuang.
5. Metode analisis kualitatif dan kuantitatif kadar antioksidan dapat menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil), FRAP (ferric reducing antioxidant power) dan CUPRAC (cupric ion reducing antioxidant capacity)

C. Batasan Masalah
Untuk menghindari permasalahan yang meluas, maka penelitian ini diberikan batasan masalah sebagai berikut :
1. Zat yang dianalisis adalah aktivitas antioksidan pada masker wajah berbahan lapisan putih kulit buah semangka.
2. Varietas semangka yang digunakan adalah semangka merah dan semangka kuning.
3. Bagian semangka yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan masker wajah adalah lapisan putih kulit buah semangka.
4. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH menggunakan alat spektrofotometer.
5. Aktivitas antioksidan dinyatakan dalam persen penghambatan oksidasi yang dibandingkan dengan larutan blanko.
6. Larutan Blanko merupakan larutan yang hanya berisi 1 mL larutan DPPH yang dilarutkan dalam methanol hingga volume 5 mL.
7. Larutan sampel merupakan larutan yang berisi 1 mL filtrat sampel dan 1 mL larutan DPPH yang dilarutkan dalam methanol hingga volume 5 mL.

D. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :
1. Bagaimanakah aktivitas antioksidan dalam masker wajah dari lapisan putih kulit buah semangka merah?
2. Bagaimanakah aktivitas antioksidan dalam masker wajah dari lapisan putih kulit buah semangka kuning?
3. Adakah perbedaan aktivitas antioksidan dalam masker wajah dari lapisan putih kulit buah semangka merah dan semangka kuning?

E. Tujuan Penelitian
Tujuan dari program penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui aktivitas antioksidan dalam masker wajah dari lapisan putih kulit buah semangka merah.
2. Untuk mengetahui aktivitas antioksidan dalam masker wajah dari lapisan putih kulit buah semangka kuning.
3. Untuk mengetahui perbedaan aktivitas antioksidan dalam masker wajah dari lapisan putih kulit buah semangka merah dan semangka kuning.

F. Kegunaan Penelitian
Diharapkan program penelitian ini dapat memberikan manfaat, antara lain :
1. Menambah wawasan dan pengetahuan mengenai lapisan putih buah semangka yang pada umumnya hanya sebagai bahan buangan, namun dapat digunakan menjadi bahan yang dapat berguna untuk perawatan kulit.
2. Mengurangi bahan buangan sisa semangka yang tidak dikonsumsi.
3. Mendayagunakan lapisan putih kulit semangka yang sudah tidak dikonsumsi menjadi masker wajah yang alami.
4. Memberikan alternatif masker wajah kaya antioksidan.
5. Dapat mengaplikasikan ilmu-ilmu yang didapatkan untuk dikembangkan lebih lanjut.

 
Leave a comment

Posted by on December 19, 2012 in Aplikasi Kimia

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: